Kartu Debit Visa Jenius BTPN, Kartu Debit Visa Indonesia 2017 Serba Bisa Untuk Transaksi In Store dan Online, Lokal dan Internasional

 

APRIL 2017

Sejauh ini menurut kajian penulis dari beberapa segi pertimbangan dan fitur kartu debit online bank-bank lokal yang tersedia saat ini, tampaknya kartu debit online terbaik Indonesia saat tulisan ini dibuat (April 2017) khususnya yang dapat dipakai sebagai alternatif kartu kredit reguler untuk transaksi online lokal dan juga internasional adalah masih tetap Kartu Debit Visa dari produk Tabungan Jenius BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Nasional) yang kini juga sudah bisa didapatkan oleh masyarakat diseluruh Indonesia (syarat dan ketentuan berlaku):

unnamed

m-Card adalah kartu debit utama Jenius yang merupakan Kartu Debit Visa Internasional. Dengan m-Card sekarang kamu bisa praktis tarik tunai dan transaksi di seluruh dunia, termasuk transaksi online. m-Card dapat dikontrol dari menu Card Center di Jenius app.

Cara Tepat Kontrol m-Card:

1. Bebas tentukan limit tarik tunai harian (max Rp 15.000.000)

2. Bebas tentukan limit transaksi (max Rp 100.000.000)

3. Cepat telusuri seluruh catatan transaksi dari aplikasi.

4. Praktis block dan unblock kartu tanpa membuang waktu.

TEMUKAN INFO LEBIH LANJUT

Jenius Help

1500 – 365

@jeniushelp

 

JENIUS BTPN
Kartu Debit Visa Fisik (m-Card) Jenius BTPN Dengan Chip & PayWave

 

Beberapa Fitur dan Limit Transaksi:
– Mendapatkan 1 rekening tabungan online berbasis aplikasi mobile yang juga dapat dipakai untuk transaksi transfer online antar rekening/bank biasa dsb.
– Tidak ada setoran awal, saldo minimum, biaya admin dsb, 100% gratis termasuk untuk pemesanan kartu, juga tetap mendapatkan bunga seperti tabungan reguler/biasa.
– Mendapatkan 1 kartu debit fisik utama jenis Visa Gold (m-Card) dan 1 kartu debit virtual (e-Card), serta dapat memesan 3 buah kartu debit (prepaid) fisik tambahan (x-Card) jadi 1 rekening dapat mempunyai maksimal 5 kartu debit Visa (4 fisik dan 1 virtual) yang limit/saldonya terpisah. Kartu fisik juga sudah dilengkapi Chip (EMV) dan fitur Visa PayWave (contactless card).
– Limit Transaksi harian bisa maksimal Rp 100.000.000,00/hari dan bisa diatur nasabah sendiri, tersedia juga fitur block dan unblock serta top up dan limit terpisah pada setiap kartu.
– Dapat digunakan untuk transaksi lokal dan internasional diseluruh dunia pada merchant yang berlogo Visa, baik untuk transaksi in store (POS/EDC) baik dengan PIN ataupun tandatangan pada EDC yang berlogo Visa (m-Card dan x-Card), maupun transaksi online (Internet/CNP/MOTO) baik tanpa ataupun dengan fitur 3dsecure/Verified by Visa/VBV (m-Card, x-Card, dan e-Card). Juga dapat digunakan untuk penarikan uang dimesin ATM BTPN ataupun yang berlogo Visa/Plus maupun ATM Bersama.
– Transaksi sukses di berbagai merchant online/e-commerce terkemuka lokal dan internasional (sudah dikonfirmasi) seperti: Tokopedia, BukaLapak, Lazada, Elevenia, Bhinneka, PayPal, Ebay, Amazon, Google Play Store, Apple Itunes Store, Steam, Netflix dsb. Bermacam Promo Lengkap Jenius BTPN: https://www.jenius.com/partnership/

 

DATA TAMBAHAN DAN PEMBANDING:

– BEBERAPA KARTU DEBIT/ATM INDONESIA UNTUK VERIFIKASI PAYPAL DAN BELANJA ONLINE (UPDATE):
https://amirz123.wordpress.com/2017/01/06/beberapa-kartu-debitatm-indonesia-untuk-verifikasi-paypal-dan-belanja-online-update/

– BEBERAPA BANK DI INDONESIA YANG BISA MENGELUARKAN SECURE CREDIT CARD (SCC) ATAU KARTU KREDIT DENGAN JAMINAN:
https://amirz234.wordpress.com/2017/04/06/beberapa-bank-di-indonesia-yang-bisa-mengeluarkan-secure-credit-card-scc-atau-kartu-kredit-dengan-jaminan/

 

Beberapa Bank Di Indonesia Yang Bisa Mengeluarkan Secure Credit Card (SCC) Atau Kartu Kredit Dengan Jaminan

 

visamastercard
Prinsipal VISA dan MasterCard

 

Kartu Kredit/CC (Credit Card) dan Kartu Debit (Debit Card) khususnya yang berlogo (network/prinsipal) Visa/Mastercard diatas (American Express, Discover, JCB, dan UnionPay lainnya masih agak kurang umum di Indonesia saat ini) adalah bagian dari Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK) di Indonesia yang berfungsi sebagai salah satu alat/metode pembayaran non tunai (cashless) yang umum digunakan untuk bertransaksi global dibanyak tempat (Dalam dan Luar negeri, Instore dan Online) ataupun melakukan pencairan/penarikan uang tunai di ATM dalam jumlah tertentu dsb. Jika untuk bertransaksi kartu kredit menggunakan limit kredit (hutang) tertentu yang diberikan pihak bank maka kartu debit akan langsung memotong dana tabungan nasabah (debit). Biasanya kartu debit juga merangkap fungsi kartu ATM bank yang bisa menarik uang tunai (withdrawal) dari saldo tabungan melalui ATM, seperti halnya kartu kredit yang juga bisa mencairkan limit kredit berupa uang tunai (cash advance) di ATM namun tentu dalam batasan dan fees tertentu.

Perbedaan dasar antara Kartu Kredit dan Kartu Debit (termasuk Prepaid/Prepaid Debit) serta Kartu ATM adalah Kartu Kredit (Credit Card atau kadang bisa Charge Card buat American Express) menggunakan sumber dana untuk transaksi/berbelanja dari limit yang dihutangkan nasabah terlebih dahulu dari pihak bank (kredit) yang akan dibayarkan kemudian, sedangkan Kartu Debit (Debit Card atau kadang Check Card) sumber dananya untuk transaksi langsung dipotong dari saldo tabungan nasabah sendiri (debit). Kartu Prepaid (Prepaid Card atau Prepaid Debit Card) adalah kartu prabayar yang sumber dananya untuk transaksi merupakan dana diluar tabungan perbankan biasa (bisa dipegang siapa saja dan mungkin tidak mendapat bunga) yang saldonya ada yang fixed/tidak bisa ditop up (non reloadable) maupun bisa ditop up (reloadable). Kartu ATM (ATM Card) adalah kartu yang khusus digunakan untuk menarik uang tunai (withdrawal) dari tabungan nasabah melalui mesin ATM yang sesuai dengan bank/network yang digunakan. Seperti dijelaskan diatas kebanyakan kartu ATM bank saat ini juga merangkap kartu debit dan sebaliknya, bahkan kadang dianggap sama biarpun sebenarnya pengartiannya berbeda. Sedangkan Kartu Virtual/Virtual Card adalah kartu pembayaran dalam wujud non fisik yang nomornya digenerate hanya terbatas digunakan untuk transaksi online saja, sering juga disebut dengan istilah VCC atau Virtual Credit Card meskipun sebenarnya istilah ini suka agak rancu karena kebanyakan dari sumber pendanaannya bukan seperti kartu kredit (i.e hutang ke bank) namun lebih ke virtual prepaid/debit card yang dipotong dari saldo rekening nasabah yang dilengkapi fasilitas tersebut dan kartu virtual umumnya mempunyai umur dan saldo yang lebih dibatasi penggunaannya, juga tidak semua merchant menerima kartu virtual.

Meskipun sebenarnya tampilan tidak berbeda jauh namun biasanya kartu kredit dari tampilan fisiknya desainnya lebih ekslusif dari kartu debit, nama pemegang kartu/card holder dan nomor kartu dengan huruf timbul (emboss), dan lebih dulu mempunyai chip (EMV) untuk keamanan transaksi instore/EDC dan cash advance/ATM yang saat ini masih lebih umum dijumpai pada kartu kredit daripada kartu debit khususnya di Indonesia, meskipun bank penerbit kartu debit/ATM Indonesia sudah mulai bermigrasi ke chip untuk keamanan transaksi seperti di kartu kredit sesuai aturan BI (Bank Indonesia).

Bagaimanapun juga, diluar stigma “hutang” ataupun impresi “ekslusif” status sosial ekonomi bagi pemegang kartu kredit, namun dengan penggunaan yang bijak dan terencana, dari segi layanan dan fitur kartu kredit sebenarnya lebih unggul dan menguntungkan daripada kartu debit, seperti banyaknya discount, promo, cashback, reward points, cicilan pembayaran tertunda dsb dengan keamanan dan kenyamanan bertransaksi yang lebih tinggi seperti notifikasi SMS alert dan perlindungan fraud monitoring ekstra dari pihak bank yang biasanya lebih intensif daripada kartu debit/tabungan dsb.

Untuk pebisnis yang menggunakan kartu kredit untuk pembelian barang yang akan diputar selain sekedar shopping biasa akan jauh lebih merasakan manfaat kartu kredit daripada kartu debit khususnya buat investasi jangka panjang.

Di Indonesia selain pembelanjaan di EDC (Instore) saat ini kebanyakan kartu kredit yang berlogo Visa/Mastercard juga umumnya bisa dipakai bertransaksi online/E-Commerce, kontras berkebalikan dengan kartu debitnya yang meskipun juga berlogo Visa/Mastercard namun kebanyakan masih diblokir (biasanya karena alasan keamanan dan ketiadaan infrastruktur pendukung, lebih memprioritaskan marketing kartu kredit dsb) atau tidak diberikan/hanya sebagian fitur transaksi online saja oleh pihak banknya. Saat tulisan ini dibuat masih sebagian kecil bank lokal saja yang kartu debitnya benar-benar bisa digunakan untuk transaksi online seperti DISINI, dan rata-rata untuk transaksi online kartu debit Indonesia masih belum seoptimal kartu kredit juga penggunaannya, tidak seperti dinegara lainnya.

Berbeda dengan kartu debit yang biasanya instant diberikan sebagai fasilitas pembukaan rekening tabungan (checking/saving account) maka kartu kredit baik yang melalui marketing atau reguler langsung seperti halnya kredit/pinjaman lainnya hanya dapat diberikan setelah data yang diajukan applicant/pemohon kredit bisa lolos melewati serangkaian proses verifikasi dan analisa yang kadang cukup lama dan kompleks oleh verificator dan analyst pihak bank/creditor/credit card issuer ataupun jasa outsourcing/pihak eksternal yang dikontrak oleh pihak bank/creditor/credit card issuer.

Mengapa demikian karena kegiatan kredit/peminjaman uang apapun dari bank manapun termasuk khususnya kartu kredit  yang meskipun sebenarnya merupakan kegiatan bisnis yang sangat menguntungkan dari segi perputaran fees transaksi, bunga, denda dsb namun dilain pihak tetap saja beresiko tinggi/high risk bagi pihak bank/creditor/credit card issuer sebagai kreditur (self explanatory). Karena itulah semua bentuk kredit termasuk kartu kredit akan melalui proses diatas dalam meminimalisir resiko (risk management/analysis) sehingga pihak bank/credit card issuer akan lebih diyakinkan bahwa calon nasabahnya memang mempunyai kemampuan dalam membayar hutang kreditnya kedepannya selain juga sesuai dengan ketentuan perbankan yang berlaku untuk mencegah istilahnya “kredit macet”.

Jika anda ingin mempunyai kartu kredit namun agak malas melewati segala macam proses diatas, lama, ribet, syarat-syarat berbagai macam, pengajuan CC sering ditolak, kurang yakin bakal diapproved, malas/kurang percaya memakai jasa/sales marketing CC reguler, penghasilan resmi dibawah 3 Juta Rupiah/Bulan, tidak mempunyai pekerjaan formal/karyawan/pegawai ataupun hanya pebisnis internet tanpa SIUP ataupun freelancer, pernah diblacklist bank sebagai “nasabah hitam” (high risk/bad credit score/history even fraud suspected) karena punya sejarah menunggak hutang kredit/bank sebelumnya, ingin memiliki kartu kredit banyak lebih dari dua buat yang mempunyai penghasilan resmi dibawah 10 Juta Rupiah tanpa melalui BI Checking, tidak/tidak ingin meminta kartu kredit tambahan dari ortu/suami yang sudah punya kartu kredit (biasanya untuk ibu rumah tangga ataupun anak muda belum berpenghasilan hehe), ataupun anda bahkan seorang WNA/ekspatriat dsb maka sebagai alternatifnya anda dapat juga mengajukan Secure Credit Card (SCC).

Tidak seperti proses kartu kredit biasa/regular/unsecure, proses kartu kredit dengan jaminan atau sering disebut SCC (Secure Credit Card/credit card with security deposit) dikeluarkan oleh pihak bank kepada nasabah yang mempunyai tabungan ataupun deposito jumlah tertentu yang dalam semacam otorisasi perjanjian (authorization letter) dapat disanggupi untuk menjadi jaminan (lock dana) pembayaran yang dapat dipotong oleh pihak bank jika nasabah terus menunggak tagihan kartu kredit. Jaminan ini juga biasanya menentukan limit kredit yang akan diberikan kenasabah SCC oleh pihak analyst nantinya.

Dengan adanya jaminan inilah maka nasabah yang menjaminkan deposito akan dianggap oleh analyst dan risk management pihak bank sebagai nasabah yang “low risk” dan mempunyai scoring lebih tinggi untuk di approve kartu kreditnya sesuai bank guidelines dibandingkan dengan applicant biasa yang “medium risk” atau bahkan “high risk” (black listed) dengan tingkat resiko tidak bisa membayar hutang kredit yang lebih tinggi, sehingga pengajuan SCC oleh nasabah biasanya akan pre-approved atau bahkan langsung instant approval (pasti diapprove), proses pengajuan yang lebih cepat dari reguler, serta biasanya tidak memerlukan syarat macam-macam seperti slip gaji minimal 3 Juta Rupiah, telepon fixed line ataupun lolos BI Checking dsb selain hanya prosedur kelengkapan formalitas administratif biasa. Ibaratnya kredit maka SCC ini dapat dikategorikan sebagai kredit dengan agunan yang juga biasanya langsung instant. Jaminan deposito atau lock tabunganpun tetap dapat bunga dan dijamin LPS, dan dapat dicairkan kapanpun jika ingin menutup akun kartu kredit.

Bahkan setelah beberapa waktu billing period dengan history transaksi serta status pembayaran kredit yang dianggap baik dan lancar bisa saja pihak bank menawarkan kebijakan untuk membebaskan jaminan sama sekali (konversi SCC ke CC reguler) serta menawarkan limit kartu kredit yang lebih tinggi pada nasabah SCC kedepannya.

Harap diingat bagaimanapun SCC tetap merupakan kartu hutang yang harus dibayar seperti CC biasa, bahkan kadang tidak bisa dicicil/installment juga kadang wajib autodebet, dan jika tidak lunas setelah melewati batas tempo tertentu maka SCC biasanya akan langsung ditutup oleh pihak bank, tentunya setelah jaminannya dipotong. Untuk layanan fitur dan tampilan umum lainnya biasanya SCC sama atau tidak berbeda jauh dengan CC reguler. Juga sesuai dengan ketentuan BI pada setiap bank penerbit kartu kredit maka beberapa syarat dan ketentuan dasar bagi pengajuan nasabah SCC mungkin tetap berlaku seperti CC reguler misalnya usia minimal 21 tahun dan menyatakan sudah mempunyai penghasilan tertentu sebaiknya minimal Rp 3.000.000,00/Bulan (biarpun mungkin hanya sebatas ditulis formalitas saja di aplikasi SCC tanpa perlu bukti slip gaji/SKP) dsb.

Meskipun limit SCC biasanya tergantung jumlah jaminan (bisa hanya persentase atau bisa juga 100%), namun jika limit yang diberikan sudah berada dibawah rencana penggunaan maka nasabah tanpa perlu menambah jumlah jaminan lock deposit mungkin dapat juga menghindari overlimit ataupun declined pada transaksi dimana beberapa bank penerbit kartu/issuer CC/SCC dapat menyediakan fasilitas kenaikan limit temporer instant dengan request pada kartu kreditnya baik SCC maupun CC reguler, atau bisa juga dengan cara menaikkan limit temporer instant dengan cara mentop-up limit akun kartu dengan cara transfer banking biasa seperti halnya pada saldo kartu debit/prepaid yang juga nanti jika digunakan otomatis tidak akan ditagihkan seperti pada transaksi kartu debit biasa. Untuk lebih jelasnya dapat ditanyakan langsung ke pihak bank issuer CC/SCC jika menyediakan fasilitas ini.

Meskipun proses pengajuan SCC pada analyst biasanya tidak melalui BI Checking/SID/IDI Historis namun setelah SCC diapprove maka sebagai ketentuan BI pada setiap bank pemberi kredit dan kartu kredit data nasabah SCC biasanya tetap akan dimasukkan dalam sistem SID (Sistem Informasi Debitur) oleh pihak bank karena nasabah SCC tetap saja dihitung debitur hutang meskipun dengan jaminan, apalagi jika histori pembayaran transaksi baik. Jika ya tentu saja hal ini menguntungkan karena SCC dapat menjadi referensi batu loncatan “tips and tricks” (setelah beberapa waktu, biasanya minimal 1 tahun) jika nanti kedepannya ingin lebih mudah mengajukan kredit/pinjaman atau bahkan kartu kredit lainnya yang berlimit lebih tinggi kebank lain (apalagi biasanya kartu kredit berlimit tinggi khususnya di bank asing mensyaratkan referensi sudah adanya kepemilikan kartu kredit lain sebelumnya), sekaligus dapat memperbaiki dan meningkatkan rating credit score yang ada.

Juga jika anda kedepannya sudah berhasil memiliki kartu kredit reguler baru lainnya dengan bantuan referensi SCC maka tentu saja anda dapat menutup SCC yang lama kapanpun jika anda mau.

Dan juga meskipun jaminan anda akan langsung dipotong jika anda sampai menunggak tagihan kartu kredit (beberapa bank mungkin tidak menawarkan fitur cicilan pembayaran/installment pada SCC) namun at least anda tidak akan perlu mendapatkan “bonus” denda/bunga/penalty keterlambatan pembayaran tagihan yang kadang menjadi momok pemegang CC, dan yang paling penting anda akan lebih dari aman karena tidak akan pernah beresiko masuk daftar hitam penunggak kredit, dan tentunya sudah pasti anda tidak akan beresiko dikejar-kejar debt collector nantinya hehe 😀

Jika anda adalah seorang beginner/pemula yang belum pernah memiliki kartu kredit sebelumnya, maka untuk awalnya mengajukan kepemilikan sebuah SCC atau kartu kredit secure yang berlimit minimal dahulu (seperti SCC Bank Sinarmas dibawah) yang mudah, cepat dan terjangkau juga dapat menjadi pembelajaran awal buat anda untuk bagaimana mengelola kepemilikan sebuah kartu kredit secara bijak selain dapat juga sebagai referensi nantinya sebelum mengajukan kartu kredit reguler/unsecure kedepannya yang berlimit lebih tinggi seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Berikut dibawah ini adalah beberapa nama bank lokal di Indonesia yang dapat mengeluarkan SCC saat ini (confirmed/sudah dikonfirmasi). Meskipun sebenarnya pada kenyataannya bisa lebih banyak bank, namun kecuali Bank Sinarmas yang sudah mempunyai Program SCC Bank Sinarmas Resmi maka pada saat tulisan ini dibuat (2017) rata-rata program SCC bank lainnya masih “malu-malu” lebih tertutup/lokal/intern tanpa promo atau announcement terbuka yang lebih mudah dikonfirmasi. Anda juga bisa mencari tahu atau menanyakan ke bank-bank lainnya atau marketing CC selain disini yang mungkin saja juga menawarkan pembukaan CC dengan jaminan. Syarat dan ketentuan pembukaan aplikasi mungkin tetap berlaku meskipun biasanya hanya administratif/formalitas saja, untuk lebih jelasnya meskipun dapat menghubungi call center bank masing-masing namun anda jika tertarik lebih baik mendatangi cabang besar terdekat dan menemui bagian kartu kredit atau CS bank langsung disitu karena terkadang yang disampaikan CS call center bank dapat berbeda di real lapangan, apalagi program SCC ini memang tidak selalu terbuka seperti yang sudah dijelaskan diatas:

1. Bank Sinarmas
SCC atau dulu sering disebut “Sinarmas Indigo Credit Card” bisa didapatkan oleh nasabah terdaftar disemua cabang Bank Sinarmas (Program SCC Bank Sinarmas Resmi) dengan proses instant approval (pasti langsung diapprove) dengan hanya jaminan menaruh lock deposit (tabungan) yang dikunci terakhir minimal hanya Rp 500.000 dan saat ini akan bisa mendapatkan model kartu Visa Platinum. Untuk nasabah Sinarmas Simas Diamond yaitu yang mempunyai tabungan saldo minimal Rp 25.000.000,00 dapat mengajukan kartu kredit instant approval tanpa perlu dilock sama sekali. Sejauh ini pengurusan SCC Bank Sinarmas tampaknya jauh lebih mudah/instant dari bank lain (1-2 minggu kartu sudah bisa ditangan) dengan lock tabungan diatas yang besarnya juga sangat terjangkau untuk ukuran jaminan minimal pembukaan sebuah kartu kredit. Syarat dan ketentuan berlaku.

2. Bank CIMB Niaga
SCC atau dulu sering disebut “CIMB Niaga Pledge Card” bisa didapatkan oleh nasabah terdaftar disemua cabang Bank CIMB Niaga dengan proses pre-approved/instant approval (pasti diapprove namun tetap memerlukan proses pre-approval awal) dengan jaminan tabungan Xtra ataupun menaruh lock deposito yang dikunci terakhir minimal Rp 8.000.000,00. Syarat dan ketentuan berlaku.

3. Bank BNI
SCC bisa didapatkan oleh nasabah terdaftar disemua cabang BNI dengan proses pre-approved/instant approval (pasti diapprove namun biasanya tetap memerlukan formalitas proses verifikasi dan analyst standar) dengan jaminan menaruh lock deposito yang dikunci terakhir minimal Rp 10.000.000,00. Syarat dan ketentuan berlaku.

4. Bank Mandiri
SCC bisa didapatkan selektif hanya oleh nasabah tertentu (misalnya nasabah lama/preferred yang mempunyai tabungan/deposito besar, baik WNI biasa ataupun ekspatriat) ataupun jika nasabah baru hanya dapat di cabang Bank Mandiri tertentu saja (biasanya setingkat KCP/KCU) dengan proses pre-approval (pasti diapprove namun biasanya tetap memerlukan formalitas proses verifikasi dan analyst standar) dengan jaminan lock deposito yang dikunci terakhir minimal Rp 12.500.000,00. Syarat dan ketentuan berlaku.

5.Bank BCA
SCC bisa didapatkan selektif hanya oleh nasabah tertentu (misalnya nasabah lama/preferred yang mempunyai tabungan/deposito besar, baik WNI biasa ataupun ekspatriat) ataupun jika nasabah baru hanya dapat di cabang BCA tertentu saja (biasanya setingkat KCP/KCU) dengan proses pre-approval (pasti diapprove namun biasanya tetap memerlukan formalitas proses verifikasi dan analyst standar) dengan jaminan lock deposito yang dikunci terakhir minimal Rp 3.600.000,00. Syarat dan ketentuan berlaku.

6.Bank Mega
Meskipun saat ini tampaknya belum menawarkan SCC namun Bank Mega sudah mempunyai program kilat Aplikasi Kartu Kredit One Day Approval (Instant Issuance) yang bisa untuk nasabah maupun non nasabah Bank Mega, juga bisa diajukan secara individual ataupun kolektif, saat ini di Cabang Bank Mega Transmart Carrefour Jakarta (khusus DKI Jakarta) atau cabang lainnya yang ditunjuk dengan hasil hanya dalam satu hari saja jika diapprove/syarat memenuhi (hanya 2 jam jika sudah memiliki CC/SCC bank lain minimal 1 tahun), jauh lebih cepat dari proses reguler (yang biasanya bisa 1 bulan). Kemungkinan approval lebih besar, cepat dan jelas namun syarat dan ketentuan tetap berlaku, proses oleh verifikator dan analyst juga tetap berlaku.

Tentunya setiap bank dan jenis kartu diatas juga mempunyai fitur kelebihan semuanya masing-masing pada SCC/kartu kreditnya yang semuanya dapat anda pertimbangkan jika anda tertarik, seperti Bank BCA dengan promo cicilan discount dan cashbacknya dibanyak merchant ataupun Bank CIMB Niaga yang bisa free annual fee seumur hidup, fee dan rate konversi kurs yang baik dst.

Dan tentu saja semua SCC/kartu kredit diatas yang berlogo Visa/Mastercard biasanya pasti dijamin dapat juga dipakai untuk transaksi online, PayPal dsb dengan jaminan layanan dan fitur pendukung serta proteksi/perlindungan fraud ekstra dsb dari pihak bank yang pada umumnya lebih baik daripada kartu debit/tabungan yang ada saat ini.

Namun apapun yang dipilih semua kembali ke anda. Jika ada kesalahan dalam penulisan maka penulis mohon maaf, semoga bisa membantu, salam 🙂

DISCLAIMER: Berhubung kebijakan masing-masing pihak institusi/bank penerbit kartu (issuer) yang dapat berbeda atau dapat berubah kapanpun juga maka mohon maklum jika mungkin tulisan diartikel ini tidak selalu akan berlaku, dan mungkin artikel ini juga Insyaallah akan selalu diupdate jika ada perubahan atau perkembangan kedepannya.

SUMBER/TAMBAHANhttp://amirz123.blogspot.co.id/2016/12/daftar-kartu-debit-indonesia-untuk.html

CARA VERIFIKASI PAYPAL DENGAN KARTU DEBIT/ATM BTN SECARA MANUAL (UPDATE)

https://www.paypal.com/id/webapps/mpp/home

https://www.kartusukasuka.btn.co.id/

DAPATKAN KARTU DEBIT VISA BTN CHIP JENIS SUKA-SUKA

Kebijakan PayPal hanya menerima kartu kredit dan kartu debit keluaran bank lokal yang fisik/bukan virtual. Ini quote email dari CS PayPal:

A. How do I become verified?

For the time being, the only way to become verified in Indonesia is to add a debit or credit card to your PayPal account and complete the card confirmation process.

You can use any card with a Visa, MasterCard, American Express, or Discover logo. Your card must also be enabled for making international online payments. You may need to contact your bank or card issuer to find out if online payments are enabled.

Note: We don’t accept VCC (virtual credit card or bank) for example from Neteller, Payoneer or VCN by BNI. 

Verifikasi PayPal di Indonesia secara legal saat ini hanya dapat dilakukan dengan kartu kredit atau debit bank lokal yang fisik bukan VCC/VCN.

Kartu Debit Visa BTN (Bank Tabungan Negara, termasuk juga BTN Syariah) dengan fitur Debit BTN Online adalah salah satu dari beberapa kartu debit/ATM bank lokal Indonesia saat ini yang selain bisa digunakan untuk transaksi EDC dan ATM domestik/internasional biasa juga telah dikonfirmasikan bisa juga digunakan untuk verifikasi dan transaksi full online PayPal dan Ebay sebagaimana dengan merchant online/e-commerce VBV/3dsecure seperti Tokopedia, Bukalapak dsb maupun dengan non VBV/3dsecure seperti Google Play Store, Itunes, Steam dsb.

Untuk keterangan selengkapnya mengenai kartu debit online bank lokal untuk PayPal dsb: http://amirz123.blogspot.co.id/2016/12/daftar-kartu-debit-indonesia-untuk.html

Untuk langkah umum verifikasi/konfirmasi kartu kredit dan debit lainnya pada akun PayPal dapat juga dibaca disini: https://amirz123.wordpress.com/2017/02/02/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debitatmdebit-card-bank-lokal-indonesia/

Namun terkadang permasalahan yang sering ditemui dengan kartu debit BTN khusus untuk PayPal (yang juga  bisa saja ditemui dengan kartu kredit/debit bank lain) adalah ribet/susahnya mendapatkan kode verifikasi PayPal/Expose Code (format PP*1234CODE) yang hanya diperlukan cukup sekali saja untuk setiap penambahan kartu kredit/debit baru sekaligus memverifikasi akun PayPal dan mengangkat/meningkatkan limit akun PayPal, atau sekedar menkonfirmasi kartu baru saja (untuk meningkatkan limit transaksi belanja kartu di PayPal), khususnya jika akun PayPal sudah terverifikasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan fitur system BTN sendiri yang secara default tidak memberikan secara detail informasi/deskripsi transaksi ke nasabah tabungan BTN.

Perlu diingat meskipun akun PayPal belum terverifikasi ataupun kartu kredit/debit belum terkonfirmasi anda tetap dapat melakukan transaksi pembayaran serta penerimaan dan penarikan dana meskipun dengan limit tertentu (untuk akun PayPal yang belum terverifikasi limit penarikan sekitar $10.000 USD atau ekivalennya dalam Rupiah): https://amirz123.wordpress.com/2017/01/14/cara-mengecek-status-akun-paypal-anda-terverifikasi-dan-terkonfirmasi/

NOTE: Pembayaran/pembelanjaan dengan kartu kredit/debit yang belum dikonfirmasi atau akun PayPal yang belum terverifikasi tetap dapat dilakukan meskipun ada batas/limit transaksi tersendiri dari PayPal (bervariasi antara lain tergantung negara dan akun). Termasuk juga pembelian dengan kartu kredit/debit lewat PayPal yang tidak menggunakan akun PayPal/Express Checkout. Anda dapat memverifikasi akun PayPal dengan kartu kredit/debit (jika akun PayPal belum terverifikasi) ataupun hanya sekedar menkonfirmasi kartu kredit/debit untuk menaikkan limit belanja kartu tersebut diakun PayPal (jika akun PayPal sudah terverifikasi sebelumnya dengan kartu kredit/debit lainnya dsb).

Jadi bagaimanapun akan tetap lebih direkomendasikan untuk mempunyai akun PayPal yang terverifikasi dan kartu kredit/debit yang terkonfirmasi, apalagi jika termasuk aktif untuk sering kirim dan terima pembayaran.

Sistem BTN Debit Online sendiri untuk saat ini hanya akan memunculkan posting deskripsi akhir transaksi kenasabah dengan format “ATM SA VISA POS” setelah 24-72 jam terposting atau lebih (atau hanya 16 digit nomor kartu+digit transaction/authorization code dengan format seperti “4215XXXXXXXX5678:910112” jika masih pending) untuk setiap transaksi online seperti di transaksi POS/EDC/ATM termasuk untuk kode verifikasi $1.95 USD (sekitar Rp 26 Ribuan kurs saat ini) PayPal (format “PP*1234CODE”) tidak akan terlihat dimutasi Internet Banking, Mobile Banking ataupun print out Rekening Koran/Statement/Buku Tabungan BTN. (Note: jika terlihat transaction/authorization code seperti “910112” dsb diatas BUKAN kode verifikasi PayPal, jadi jangan dipakai).

INTERNET BANKING BTN

Mudah-mudahan sistem BTN ini dapat diupgrade kedepannya sehingga nasabah dapat praktis langsung melihat kode tersebut ataupun detail lengkap transaksi seperti di bank lainnya, tanpa perlu cara macam-macam.

Catatan:
– Untuk langkah umum pra-verifikasi cara penambahan kartu kredit/debit sebelumnya di akun PayPal bisa kembali dilihat disini: https://amirz123.wordpress.com/2017/02/02/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debitatmdebit-card-bank-lokal-indonesia/
– Untuk biaya pendebitan kode PayPal $1.95 USD akan direfund PayPal nanti setelah kartu selesai dikonfirmasi (lama waktunya bervariasi), termasuk otorisasi sementara (authorization hold) $1 USD biasanya akan langsung dibalikkan/void, jadi minimal limit/saldo tersedia yang dibutuhkan untuk verifikasi PayPal adalah $2.95 atau $3 USD (sekitar Rp 42.000,00 diluar saldo minimum tabungan BTN Rp 50.000,00).

Untuk saat ini beberapa cara alternatif untuk memverifikasi akun PayPal dengan kartu debit BTN (jika akun PayPal belum terverifikasi) ataupun hanya sekedar menkonfirmasi kartu debit BTN (jika akun PayPal sudah terverifikasi sebelumnya dengan kartu kredit/debit lainnya dsb) adalah:

1. MENGHUBUNGI BTN CONTACT CENTER 1500286 (24 JAM)

Untuk mendapatkan kode sebenarnya (hidden) setelah menambah dan menkonfirmasi kartu anda dapat menelepon CS BTN di 1500286 yaitu pada waktu sekitar 24-72 Jam kemudian atau lebih (jangan lebih awal karena status transaksi mungkin masih pending di sistem bank, sehingga kadang hanya mendapatkan keterangan “PAYPAL” saja bukan kode seperti PP*1234 di informasi transaksi).

Sebutkan ke CS data rekening anda dan waktu transaksi (Hari/Tanggal/Jam) dan jumlah transaksi (Rp) yang dilakukan anda pada saat konfirmasi kartu sebesar $1.95 USD diPayPal, harus terperinci sesuai data transaksi yang tertera di internet/mobile banking rekening BTN anda, kemudian tanyakan perincian informasi/deskripsi detail transaksi dari merchant dan lokasinya (negara/mata uang) yang mendebit pada transaksi tersebut (informasi kode PayPal dengan format standar “US PP*1234CODE” akan ada nampak tertulis disitu sebagai keterangan/nama merchant dan lokasi pendebitan pada sistem internal bank).

Ingat mungkin anda harus sedikit “gigih” ya hehe, karena CS bank ada juga yang belum mengerti untuk mendapatkan kodenya dengan mengakses dulu ke sistem internal bank, bahkan ada yang mengatakan BTN belum bekerjasama dengan PayPal dsb (padahal jelas-jelas kartu debitnya bisa dipakai) tapi yakinlah anda pasti bisa dan dapat kok kode PayPalnya karena penulis dan beberapa yang lain juga sudah berhasil dapat kodenya, atau bisa dicoba lagi nanti atau beberapa hari kemudian.

2. MENDATANGI KANTOR CABANG PEMBANTU/KANTOR CABANG UTAMA (KCP/KCU) BTN TERDEKAT (HARI/JAM KERJA)

Jika mendapatkan kode lewat telepon susah atau pulsa terbatas, anda dapat pula mendatangi KCP/KCU BTN terdekat. Ini karena branch/cabang BTN yang lebih kecil biasanya tidak memiliki akses full/detail ke registrasi dan fitur Internet Banking/E-Channel BTN. Anda dapat menemui Customer Service Officer dan melakukan langkah yang sama seperti lewat contact center diatas untuk mendapatkan Expuse Code PayPal di detail informasi transaksi/mutasi.

3. MELAKUKAN KONFIRMASI/VERIFIKASI KARTU DAN AKUN PAYPAL SECARA MANUAL LANGSUNG KE CS PAYPAL (RECOMMENDED/INSTANT)

Meskipun verifikasi dengan mendapatkan kode asli mungkin akan terasa lebih “afdol” dan “recommended” namun jika kedua cara diatas sudah dilakukan dan anda masih juga belum “beruntung” atau bahkan jika anda merasa ribet dengan kedua cara diatas, sebagai alternatifnya maka anda dapat juga secara manual tanpa Expuse Code dari BTN dengan menghubungi CS PayPal terlebih dahulu dan mengirim foto scan depan kartu debit dan ID by Email. Hal ini juga dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan kartu kredit/debit bank lainnya jika kode PayPalnya tidak dapat terlihat di sistem bank penerbit.

Menurut penulis sendiri bahkan cara verifikasi manual ini paling cepat, gampang, dan murah dibandingkan 2 cara diatas lainnya yang mungkin (pasti) butuh waktu dan biaya/pulsa bahkan kadang cukup ribet jika dapat CS BTN nya yang kurang mengerti (sering malah)…😃

NOTE: Harap diingat  anda tetap harus mencoba konfirmasi kartu terlebih dahulu (dengan tetap melakukan charge/debit kode $1.95 USD secara sukses dulu) atau paling sedikit 3 hari setelahnya sebelum mengajukan verifikasi manual, untuk menunjukkan saja ke PayPal bahwa kartu anda memang valid bisa dipakai untuk transaksi PayPal dan anda telah benar-benar berusaha namun sistem bank penerbit kartu (BTN) memang tidak bisa memunculkan kode PayPal, jadi bukan hanya sekedar menambahkan dan langsung menkonfirmasi kartu secara manual saja.

Hal ini bukan berarti anda harus benar-benar menghubungi lagi terus pihak bank BTN (yang memang kadang ribet) namun paling tidak dengan menunggu minimal sekitar 3 hari atau lebih adalah sebagai alasan kuat anda pada PayPal untuk meminta langkah verifikasi manual ini. 

BTW untuk yang dulu pernah ingat menggunakan kartu debit Bank Mandiri VBV dan KTP untuk verifikasi Neteller maka cara verifikasi manual PayPal ini mirip-mirip dengan cara verifikasi manual scan/foto kartu debit/ID by email ke CS Neteller dimana kode verifikasi Neteller juga tidak bisa terlihat di mutasi internet banking Bank Mandiri…😃

1. Masuk Ke Akun PayPal Anda (Lewat PC/Browser):

 

2. Scroll Kebawah, Klik link “BANTUAN DAN KONTAK”:

 3. Klik Link “Pusat Pesan”:

4. Buat Pesan Baru:

5. Pilih Topik “Rekening Bank/Kartu Kredit”, Sub Topik “Kartu Kredit – Hubungkan dan Konfirmasikan”, Ketik/Isikan 4 Digit Terakhir Nomor Kartu Debit BTN Yang Belum Dikonfirmasi, Serta Pesan Dengan Detail Selengkapnya (Boleh Pakai Bahasa Indonesia atau Inggris, Meskipun English Preferred):

Pesan berisi keluhan dan minta bantuan dengan data selengkapnya (kata-kata juga harus sopan/baik) bahwa sistem bank penerbit kartu (BTN) tidak dapat memunculkan kode PayPal (Expuse Code) di statement dan permintaan apakah dapat dilakukan verifikasi/konfirmasi kartu debit/kredit secara manual disertai kesediaan menyanggupi permintaan scan/foto dokumen yang diperlukan. Kirim disertai keterangan lengkap nama email telepon/HP akun PayPal anda.

6. Setelah kirim pesannya, langsung cek lagi Email atau inbox pesan akun PayPal anda diatas. Biasanya pada saat pertama kali pesan anda hanya dibalas oleh robot/mesin terlebih dahulu dengan hanya menawarkan FAQ bantuan umum. Untuk mendapatkan bantuan spesifik dari staf manusia anda perlu membalasnya sekali lagi cukup dengan pesan yang sama (copy paste lagi dari pesan pertama):

7. Setelah dibalas emailnya (biasanya segera) ataupun ditelepon balik pihak PayPal dalam waktu 24 Jam (bisa dalam bahasa Inggris atau Indonesia/Melayu dari orang PayPal Malaysia/Singapore) anda mungkin akan diminta mengirimkan email disertai attachment foto/scan KTP/ID dan tampak depannya Kartu Debit BTN anda tersebut dsb untuk direview ke email CS PayPal (Card Department/Account Specialist/Analyst) webform@intl.paypal.com

8. Sesuai yang disyaratkan kirim email dari akun Email anda yang sama ketika membuat akun PayPal anda ke webform@intl.paypal.com dengan sesuai rujukan pesan CS diatas beserta data attachment hasil foto/scan tampak depan kartu debit BTN serta ID (KTP/SIM) dalam file .JPG/.GIF kurang dari 2MB (harus tajam, jika kurang jelas mungkin bisa ditolak/harus diulang).

9. Tidak berapa lama kemudian (biasanya segera, namun maksimal 24 Jam atau 1 hari kerja) anda akan menerima pesan email dari PayPal service@intl.paypal.com bahwa kartu debit BTN anda sudah terkonfirmasi dan akun PayPal anda juga terverifikasi (jika sebelumnya belum terverifikasi):

10. Anda dapat mengecek kembali status di akun PayPal anda, pastikan kartu anda benar-benar sudah terkonfirmasi tanpa pesan/tanda kuning “Konfirmasikan Kartu Anda” lagi dan akun PayPal anda juga sudah terverifikasi (jika sebelumnya belum terverifikasi):

Link Untuk Mengecek Status Akun PayPal Sukses Terverifikasi:

https://www.paypal.com/id/cgi-bin/webscr?cmd=_status

 4

 

Contoh Transaksi Pembelian E-Book Di Ebay.com Dengan PayPal Sebesar 0.99 CAD (Canadian Dollar/Dollar Kanada) Menggunakan Kartu Debit/Debet Visa BTN Diatas:

Contoh Transaksi Pembelian E-Book Di Ebay.com Dengan PayPal Sebesar 0.99 CAD (Canadian Dollar) Menggunakan Kartu Debit Visa BTN Diatas:

Contoh Transaksi Pembelian E-Book Di Ebay.com Dengan PayPal Sebesar 0.99 CAD (Canadian Dollar) Menggunakan Kartu Debit Visa BTN Diatas:

Perincian Transaksi PayPal Dengan Kartu Debet/Debit Visa BTN

Catatan: Limit Transaksi Harian EDC dan Online/E-Channel Kartu Debit BTN Adalah Rp 15.000.000,00/Hari atau ekivalennya dalam mata uang asing/internasional (atau tergantung jenis kartu/tabungan), Maksimal Transaksi 7 Kali/Hari (E-Channel) dan mungkin belum dapat digunakan untuk transaksi yang bersifat langganan/ditagihkan kedepan. Selengkapnya Bisa Dibaca DISINI (Bagian Debit BTN).

 

Akhirnya, selamat menggunakan PayPal anda yang sudah terverifikasi (verified) secara legal untuk berbelanja, menerima pembayaran dan berbisnis online dsb! 😀

Jika anda ada masalah, minta bantuan, ataupun pertanyaan dsb dengan PayPal, selain dapat menghubungi CS PayPal via Email/Phone alternatifnya anda juga dapat coba menghubungi langsung staf PayPal di Facebook resmi PayPal: https://www.facebook.com/PayPal/ (in English, respon cepat biasanya dalam 1 jam) ataupun mengunjungi dan bertanya di situs resmi US-PayPal Community: https://www.paypal-community.com/t5/US-PayPal-Community/ct-p/US.

Semoga bisa juga bermanfaat. Salam…😃

DISCLAIMER: Berhubung kebijakan masing-masing pihak institusi/bank penerbit kartu (issuer) yang dapat berbeda atau dapat berubah kapanpun juga maka mohon maklum jika mungkin tulisan diartikel ini tidak selalu akan berlaku, dan mungkin artikel ini juga Insyaallah akan selalu diupdate jika ada perubahan atau perkembangan kedepannya. Mudah-mudahan daftar kartu debit keluaran bank lokal yang sudah bisa full online PayPal dsb ini akan bisa terus bertambah kedepannya.

SUMBER SELENGKAPNYA:

– DAFTAR KARTU DEBIT INDONESIA UNTUK PAYPAL DAN BELANJA ONLINE (UPDATE)
http://amirz123.blogspot.co.id/2016/12/daftar-kartu-debit-indonesia-untuk.html

– VERIFIKASI PAYPAL DENGAN KARTU DEBIT/ATM/DEBIT CARD BANK LOKAL INDONESIA
https://amirz123.wordpress.com/2017/02/02/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debitatmdebit-card-bank-lokal-indonesia/

– CARA MENGECEK STATUS AKUN PAYPAL ANDA TERVERIFIKASI DAN TERKONFIRMASI
https://amirz123.wordpress.com/2017/01/14/cara-mengecek-status-akun-paypal-anda-terverifikasi-dan-terkonfirmasi/