Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM (Foto Pribadi)
Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM

 

Penggunaan APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu) antara lain seperti Kartu Kredit dan Kartu Debit khususnya yang berlogo/prinsipal Visa/Mastercard kini juga sudah mulai umum merambah didunia Transaksi Online/E-Commerce sebagai cara pembayaran alternatif yang praktis selain pembayaran konvensional lainnya seperti COD/tunai, transfer bank/ATM, virtual account dsb. Terlebih lagi dengan kartu kredit seperti kemungkinan membeli dengan cicilan sesuai limit, promo cashback reward point dsb. Belum lagi jangkauan kartu kredit dan kartu debit yang universal sehingga lebih mudah untuk bertransaksi tidak hanya lokal tapi juga internasional seperti PayPal dsb.

Baik Kartu Kredit maupun Kartu Debit/ATM serta juga Kartu Prepaid jika ada khususnya yang berlogo Visa/Mastercard adalah kartu transaksi paling populer dan luas/universal penerimaan/penggunaannya secara offline dan online diseluruh dunia termasuk di Indonesia dsb.

Logo Prinsipal VISA dan MasterCard
Logo Prinsipal VISA dan MasterCard

Namun di Indonesia khususnya pada kartu debit hanya segelintir bank penerbit kartu debit yang kebijakannya sudah mengizinkan transaksi online/e-commerce (CNP/MOTO/Internet) lokal dan internasional pada kartu debit tabungan yang sudah berlogo Visa dan Mastercard dengan berbagai pertimbangannya (policy and risk analysis/management) khususnya keamanan dsb, berkebalikan dengan kartu kreditnya yang rata-rata sebagian besar sudah mendukung.

Tentu semuanya akan kembali ke kebijakan dan pertimbangan (policy and risk analysis/management) bank penerbit kartu kredit dan kartu debit (issuer) masing-masing untuk mengizinkan atau tidak untuk transaksi online, dan bisa berbeda atau berubah kapan saja. Harap memastikan kembali semua fitur dan kebijakan tersebut kepada bank penerbit kartu kredit dan kartu debit masing-masing.

Note: Penggunaan kartu debit Visa/Mastercard yang support untuk transaksi online/e-commerce akan diproses melalui jaringan pemrosesan kartu kredit Visa/Mastercard langsung (non PIN) dan bukan sebagai debit Visa/Mastercard (PIN). Analoginya transaksi di terminal EDC maka pilihan kartu debit tersebut akan diproses sebagai kredit (tanda tangan/signature, PIN opsional) bukan sebagai debit atau interbank/ATM network lainnya (wajib PIN/switching).

Berikut dibawah ini adalah daftar beberapa macam kartu kredit dan kartu debit beserta jenis prinsipal dan bank penerbitnya yang sudah dikonfirmasi bisa digunakan untuk transaksi online/internet/e-commerce di situs lokal dan internasional, baik yang sudah menggunakan 3dsecure (Verified by Visa/Mastercard Secure Code) seperti pada Tokopedia, Bukalapak, Bhinneka, Elevenia, Skrill dsb maupun yang tidak seperti PayPal, Ebay, Amazon, Lazada, Google Playstore, Itunes Store, Steam, PSN Store dsb:

 

1. Kartu Kredit Visa/Mastercard/JCB/American Express Credit/Charge Card (termasuk berbagai jenis nama varian kartu berdasarkan level limit transaksi dan fungsi/fitur dsb seperti Silver/Classic/Standard, Gold, Platinum, Signature/World Elite, Business, Corporate, Priority Banking, Travel, Airline Miles, Cashback, Reward, Shopping, Syariah/Hasanah, Co-branded card dsb jika ada dan cara mendapatkan kartu kredit seperti melalui i.e. jalur prosedur reguler (verifikasi data dan analyst) maupun dengan jaminan lock tabungan/deposito (SCC/Secured Credit Card) ataupun dengan jalur priority banking dsb (instant approval/by invitation/offer) jika ada dst. Juga berlaku untuk kartu kredit utama dan tambahan). Mungkin dapat menjadi bahan referensi juga bagi anda yang ingin mengajukan aplikasi kartu kredit khususnya untuk tujuan penggunaan transaksi online/PayPal dsb selain pertimbangan tawaran promo benefit lainnya dari pihak bank penerbit kartu kredit dsb:

Kartu Kredit Visa, Mastercard, dan American Express BCA (Everyday/BCA card is excluded)
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank Mandiri
Kartu Kredit Visa dan Mastercard BRI
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank CIMB Niaga
Kartu Kredit Mastercard Bank CIMB Niaga Syariah
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank Permata
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank HSBC
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank Standard Chartered
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank UOB
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank Bukopin
Kartu Kredit Visa, Mastercard, dan American Express Bank Danamon
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank ANZ
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank Mega
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank OCBC NISP
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Maybank
Kartu Kredit Visa dan Mastercard Bank MNC
Kartu Kredit Visa, Mastercard, JCB, dan American Express BNI
Kartu Kredit Mastercard BNI Syariah (Hasanah card)
Kartu Kredit Visa Bank Sinarmas
Kartu Kredit Visa BTN
Kartu Kredit Visa AEON (credit company/non bank issuer)
Kartu Kredit Visa Citibank
Kartu Kredit Visa Bank Panin
Kartu Kredit Visa Bank DBS

Note: Jika ada bank/kartu kredit lain yang tidak/belum ada dilist maka bukan berarti tidak bisa dipakai untuk transaksi online, hanya saja belum dapat dikonfirmasi/update datanya oleh penulis dan rekan saat artikel ini dibuat. Urutan dalam list juga tidak menunjukan tingkat prestise/bonafiditas/benefit bank penerbit beserta kartunya dsb. Semua kartu kredit diatas termasuk JCB dan American Express dapat digunakan untuk transaksi online, baik yang 3dsecure maupun non 3dsecure baik lokal maupun internasional termasuk verifikasi PayPal dsb selama merchant mencantumkan logo/menerima kartu Visa, Mastercard, JCB, dan American Express/Amex. Rata-rata kartu kredit personal berlogo Visa/Mastercard/American Express yang dikeluarkan di Indonesia begitu sudah diaktifkan dapat langsung digunakan untuk transaksi internasional termasuk online.

Beberapa jenis kartu kredit/debit korporat/bisnis (commercial/non personal card) tertentu mungkin dapat diblokir untuk beberapa transaksi dengan jenis merchant tertentu (MCC/Merchant Category Code) termasuk online/diluar urusan perusahaan/kebutuhan business/travel dsb atau tidak berhubungan dengan bisnis perusahaan termasuk belanja online E-Commerce dsb i.e belanja di Shopee, beli game di Steam dsb. Meskipun hal ini juga tergantung kebijakan perusahaan/bank masing-masing sesuai kesepakatan yang ada, karena ada juga kartu komersial yang boleh dipakai pribadi oleh karyawan pemegang kartu dengan syarat transaksi yang sifatnya pribadi harus diganti/dibayarkan).

Sedangkan online merchant/payment gateway khususnya yang beroperasi di situs olshop/marketplace tertentu biasanya juga ikut memblokir/tidak menerima BIN kartu kredit/debit korporat/bisnis diatas karena high risk/lebih beresiko untuk dispute/chargeback jika ternyata kebijakan perusahaan/bank tidak mengizinkan transaksi non bisnis/keperluan pribadi dilakukan oleh karyawan pemegang kartu (authorized card holder) tersebut.

 

2. Kartu Debit/ATM Berlogo Credit Card Network/Principal (i.e Visa/Mastercard) Dengan Fitur “Debit Online” (termasuk berbagai jenis nama varian kartu berdasarkan level limit transaksi dan fungsi/fitur dsb seperti Silver/Classic/Standard, Gold, Platinum, Business, Corporate, Priority Banking, Co-branded card dsb, termasuk mungkin varian sub brand untuk kartu debit Visa/Mastercard seperti Visa Electron dan Mastercard Electronic jika ada (non embossed cards/real time authorization only), termasuk juga pemakaian nomor kartu, expiry date, dan CVV langsung dari wujud kartu debit fisiknya seperti halnya kartu kredit biasa untuk transaksi online atau sekedar menawarkan fitur generate kartu transaksi debit virtual dari saldo tabungan dengan cara SMS/Internet banking yang sebenarnya terpisah dari fitur kartu debit fisiknya sendiri). Disini juga dianggap termasuk kartu prepaid debit dan produk “instant” SCC komplementer tabungan yang limit belanjanya dapat ditop-up/reload (prepaid balance) diatas limit minimal prasyarat dengan transfer dana nasabah/tabungan sendiri:

Kartu Debit Visa Mandiri
Kartu Debit Visa BTN
Kartu Debit Visa BTN Syariah
Kartu Debit Visa Bank Permata
Kartu Debit Visa Bank Permata Syariah
Kartu Debit Visa Jenius BTPN
Kartu Debit Visa Bank Mega
Kartu Debit Visa Bank DBS (tabungan reguler dan Digibank)
Kartu Debit Visa Bank ANZ (obsolete-diganti Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS)
Kartu Debit Mastercard Bank CIMB Niaga (kartu fisik dengan 3dsecure dan virtual/VCN CIMB Clicks)
Kartu Debit Mastercard Bank CIMB Niaga Syariah (kartu fisik dengan 3dsecure dan virtual/VCN CIMB Clicks)
Kartu Debit Mastercard BNI (hanya virtual/VCN)
Kartu Debit Mastercard BNI Syariah (hanya virtual/VCN)
Kartu Debit Mastercard BRI
Kartu Kredit Secure (Prepaid SCC) Visa Bank Sinarmas
Kartu Debit Mastercard Citibank

Note: Kartu debit/ATM keluaran bank lokal lainnya selain diatas saat ini mungkin tidak/belum diizinkan untuk bertransaksi online sama sekali meskipun sudah berlogo Visa/Mastercard oleh banknya dan hanya dapat digunakan untuk transaksi Instore/POS/EDC selain penarikan uang di ATM, antara lain seperti kartu debit/ATM Bank Bukopin, Danamon, OCBC NISP, Muamalat, HSBC, dsb termasuk yang tidak berlogo Visa/Mastercard seperti kartu debit/ATM Paspor BCA dsb. Update: Baru-baru ini (pertengahan November 2017) BCA kini juga sudah mengeluarkan Kartu Debit Mastercard Paspor BCA baru yang juga sudah berchip menggantikan debit Paspor BCA yang lama. Meskipun saat tulisan ini dibuat kartu debit Mastercard BCA belum dapat digunakan untuk transaksi online via internet/CNP namun berdasarkan informasi terakhir dari BCA maka kartu debit Mastercard BCA akan tetap dapat melakukan transaksi online mungkin sekitar awal tahun 2018. Berbeda dengan kartu kreditnya kebanyakan kartu debit bank lokal di Indonesia lainnya saat tulisan ini dibuat masih belum bisa digunakan full untuk transaksi online.

Sedangkan khusus fitur beberapa kartu debit online termasuk prepaid debit berlogo Visa/Mastercard (termasuk prepaid SCC) yang mungkin bisa menggantikan penuh fungsi kartu kredit (kecuali pada transaksi tertentu yang wajib dengan kartu kredit i.e cicilan/installment dsb karena kartu debit wajib bayar penuh/full payment) dimana transaksi diproses sebagai kartu kredit Visa/Mastercard biasa dan tidak selalu diwajibkan menggunakan 3dsecure ataupun CVV2 seperti transaksi internasional pada PayPal, Amazon, Google Playstore, Itunes Store dsb. Kartu debit tersebut saat ini adalah:

Kartu Debit Visa Bank Permata
Kartu Debit Visa Bank Permata Syariah
Kartu Debit Visa BTN
Kartu Debit Visa BTN Syariah
Kartu Debit Visa Jenius BTPN
Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS
Kartu Debit Visa Bank ANZ (obsolete-diganti Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS)
Kartu Debit Mastercard Bank CIMB Niaga (VCN CIMB Clicks)
Kartu Debit Mastercard Bank CIMB Niaga Syariah (VCN CIMB Clicks)
Kartu Debit Mastercard BNI (VCN BNI)
Kartu Debit Mastercard BNI Syariah (VCN BNI)
Kartu Kredit Secure (Prepaid SCC) Visa Bank Sinarmas
Kartu Debit Mastercard Citibank

 *Update Januari 2018 untuk Kartu Debit Visa Bank ANZ: Sehubungan dengan akuisisi Bank ANZ oleh Bank DBS tahun 2017 lalu maka pada tahun 2018 ini sudah mulai akan dilakukan migrasi secara mayor dari nasabah produk tabungan/deposito/kredit/CC Bank ANZ ke Bank DBS/Digibank DBS. Bagi nasabah tabungan pemilik kartu debit Bank ANZ lama dianjurkan untuk segera mengganti kartu debit lamanya dengan kartu debit Bank DBS ataupun produk Digibank DBS untuk kelancaran fungsi dan keamanannya termasuk transaksi online dsb, atau hubungi CS Bank DBS 1500327 (24 Jam).
**Update untuk Kartu Debit Mastercard Citibank (chip): Ada informasi terbaru juga (sejak sekitar September/pertengahan akhir 2017) bahwa Kartu Debit Mastercard Citibank terbaru (chip) yang merupakan salah satu bank asing yang beroperasi/terdaftar resmi di Indonesia (untuk bank asing yang beroperasi/terdaftar resmi di Indonesia tidak bermasalah jika kartunya dapat dipakai di PayPal) selain sudah dapat dipakai transaksi online 3dsecure/MSC kini juga sudah bisa non 3dsecure seperti PayPal dsb (CNP/MOTO/Internet). Untuk nasabah pemegang ATM/Kartu Debit Visa Citibank yang lama (non chip) dapat menukarkan kartu debit lamanya di kantor cabang/branch Citibank terdekat dengan Kartu Debit Mastercard Citibank terbaru (chip) yang mempunyai BIN dan fitur baru yang dapat juga dipakai untuk bertransaksi online/e-commerce. Pembukaan rekening tabungan Rupiah Citibank disini saldo setoran awalnya juga masih lumayan besar minimal Rp 50.000.000,00 yang mana dibank lokal lain dana sebesar itu sudah bisa menjadi jaminan untuk langsung membuka kartu kredit instant. Untuk keterangan FAQ selanjutnya dapat dilihat DISINI atau menghubungi Citiphone Banking 69999 (24 jam).
***Update Februari 2018 untuk Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS: Berbeda dengan umumnya kartu kredit dan kartu debit “full online” bank lokal lainnya diatas maka untuk Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS saat ini mungkin tidak semua international online merchant non 3dsecure/VBV diapprove (security reason)/selektif kecuali beberapa merchant non 3dsecure/VBV yang sudah bekerjasama/teregistrasi di sistem Digibank Bank DBS.
Beberapa online merchant non 3dsecure yang sudah bekerjasama/diapprove transaksinya/teregistrasi masuk whitelist Digibank Bank DBS saat ini (confirmed by bank – transaksi online non 3dsecure/VBV 100% berhasil dengan Kartu Debit Visa Digibank Banks DBS) diantaranya:
– Google Play Store Region Indonesia (IDR/RP)
– Itunes Store Region Indonesia (IDR/RP)
– Facebook Ads (IDR/RP)
– PayPal (USD)
– Spotify Premium (IDR/RP)
Transaksi dengan online merchant non 3dsecure/VBV selain yang ada di daftar atas saat ini mungkin masih akan declined/masih diblokir, namun daftar tersebut masih bisa bertambah/berubah/universal kapan saja kedepannya seperti kartu kredit dan kartu debit “full online” lainnya sesuai policy Digibank Bank DBS. Untuk transaksi online dengan merchant yang sudah 3dsecure/VBV baik domestik maupun internasional maka Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS sudah support/rata-rata tidak ada yang diblokir pihak Digibank Bank DBS.
****Update Maret 2018 untuk Kartu Debit Mastercard BNI: Ada info terbaru bahwa sekitar akhir Maret 2018 ini Kartu Debit Mastercard BNI (fisik) mungkin juga sudah akan dapat melakukan transaksi e-commerce/online langsung dengan nomor kartu debit fisiknya seperti kartu kredit dan kartu debit online Visa/Mastercard bank lainnya. Jadi mungkin tidak/tidak perlu lagi buat request VCN/kartu virtual yang fiturnya terpisah/tidak langsung untuk transaksi online dst. Namun untuk kepastian implementasinya juga detail fitur dsb saat ini masih menunggu hasil konfirmasi/update selanjutnya dari pihak BNI. Sebagai tambahan info pengimplementasian/migrasi pergantian kartu debit ke chip (EMV/NSICCS) serta juga jenis kartu domestik tambahan berlogo GPN/NPG yang baru juga masih dalam proses/transisi untuk kebanyakan kartu debit BNI saat ini dan mungkin juga sebagian bank lainnya. Sumber: https://news.detik.com/advertorial-news-block/3897776/akhir-maret-kartu-debit-bni-bisa-dipakai-belanja-di-e-commerce, juga BNI press release: http://www.bni.co.id/id-id/beranda/berita/siaranpers/articleid/3805 atau hubungi BNI Call 1500046 (24 jam).

Sedangkan khusus penggunaan untuk PayPal maka selain kartu kredit hanya kartu debit fisik sajalah (non virtual) berlogo Visa/Mastercard keluaran bank lokal dan mempunyai statement yang diizinkan khususnya untuk verifikasi serta disimpan di akun PayPal. Penggunaan BIN dari nomor kartu virtual seperti VCC, Octopay (sekarang VCN CIMB Clicks), dan VCN BNI termasuk nomor kartu prepaid/debit keluaran institusi keuangan dari luar/non bank lokal seperti Payoneer, Xapo dsb meskipun secara teknis mungkin tetap bisa diterima dan dipakai namun sebenarnya sudah tidak lagi diizinkan pemakaiannya oleh kebijakan PayPal saat ini (akun akan beresiko terkena limit, kartu ditolak/dihapus dsb). Namun penggunaan kartu virtual serta kartu prepaid/debit keluaran issuer luar diatas untuk transaksi lewat PayPal tanpa menggunakan akun/express checkout mungkin masih dapat diizinkan/diterima.

Note: untuk bank asing yang beroperasi/terdaftar resmi secara lokal di Indonesia maka dapat saja diterima PayPal jika kartunya memang bisa dipakai online/PayPal.

Maka kartu debit fisik bank lokal (termasuk prepaid SCC) yang sudah recommended pemakaiannya untuk PayPal saat ini adalah hanya (mudah-mudahan akan terus bertambah kedepannya):

Kartu Debit Visa Bank Permata
Kartu Debit Visa Bank Permata Syariah
Kartu Debit Visa BTN
Kartu Debit Visa BTN Syariah
Kartu Debit Visa Jenius BTPN
Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS
Kartu Debit Visa Bank ANZ (obsolete-diganti Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS)
Kartu Kredit Secure (Prepaid SCC) Visa Bank Sinarmas
Kartu Debit Mastercard Citibank

*Update Januari 2018 untuk Kartu Debit Visa Bank ANZ: Sehubungan dengan akuisisi Bank ANZ oleh Bank DBS tahun 2017 lalu maka pada tahun 2018 ini sudah mulai akan dilakukan migrasi secara mayor dari nasabah produk tabungan/deposito/kredit/CC Bank ANZ ke Bank DBS/Digibank DBS. Bagi nasabah tabungan pemilik kartu debit Bank ANZ lama dianjurkan untuk segera mengganti kartu debit lamanya dengan kartu debit Bank DBS ataupun produk Digibank DBS untuk kelancaran fungsi dan keamanannya termasuk transaksi online dsb, atau hubungi CS Bank DBS 1500327 (24 Jam).
**Update untuk Kartu Debit Mastercard Citibank (chip): Ada informasi terbaru juga (sejak sekitar September/pertengahan akhir 2017) bahwa Kartu Debit Mastercard Citibank terbaru (chip) yang merupakan salah satu bank asing yang beroperasi/terdaftar resmi di Indonesia (untuk bank asing yang beroperasi/terdaftar resmi di Indonesia tidak bermasalah jika kartunya dapat dipakai di PayPal) selain sudah dapat dipakai transaksi online 3dsecure/MSC kini juga sudah bisa non 3dsecure seperti PayPal dsb (CNP/MOTO/Internet). Untuk nasabah pemegang ATM/Kartu Debit Visa Citibank yang lama (non chip) dapat menukarkan kartu debit lamanya di kantor cabang/branch Citibank terdekat dengan Kartu Debit Mastercard Citibank terbaru (chip) yang mempunyai BIN dan fitur baru yang dapat juga dipakai untuk bertransaksi online/e-commerce. Pembukaan rekening tabungan Rupiah Citibank disini saldo setoran awalnya juga masih lumayan besar minimal Rp 50.000.000,00 yang mana dibank lokal lain dana sebesar itu sudah bisa menjadi jaminan untuk langsung membuka kartu kredit instant. Untuk keterangan FAQ selanjutnya dapat dilihat DISINI atau menghubungi Citiphone Banking 69999 (24 jam).
***Update Februari 2018 untuk Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS: Berbeda dengan umumnya kartu kredit dan kartu debit “full online” bank lokal lainnya diatas maka untuk Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS saat ini mungkin tidak semua international online merchant non 3dsecure/VBV diapprove (security reason)/selektif kecuali beberapa merchant non 3dsecure/VBV yang sudah bekerjasama/teregistrasi di sistem Digibank Bank DBS.
Beberapa online merchant non 3dsecure yang sudah bekerjasama/diapprove transaksinya/teregistrasi masuk whitelist Digibank Bank DBS saat ini (confirmed by bank – transaksi online non 3dsecure/VBV 100% berhasil dengan Kartu Debit Visa Digibank Banks DBS) diantaranya:
– Google Play Store Region Indonesia (IDR/RP)
– Itunes Store Region Indonesia (IDR/RP)
– Facebook Ads (IDR/RP)
– PayPal (USD)
– Spotify Premium (IDR/RP)
Transaksi dengan online merchant non 3dsecure/VBV selain yang ada di daftar atas saat ini mungkin masih akan declined/masih diblokir, namun daftar tersebut masih bisa bertambah/berubah/universal kapan saja kedepannya seperti kartu kredit dan kartu debit “full online” lainnya sesuai policy Digibank Bank DBS. Untuk transaksi online dengan merchant yang sudah 3dsecure/VBV baik domestik maupun internasional maka Kartu Debit Visa Digibank Bank DBS sudah support/rata-rata tidak ada yang diblokir pihak Digibank Bank DBS.

 

Demikianlah hasil terakhir ringkasan update November 2017 untuk daftar beberapa kartu kredit dan kartu debit bank lokal yang sudah bisa digunakan untuk transaksi online (masih bisa selalu bertambah/berubah kedepannya).

Harap diingat meskipun anda telah dapat juga menggunakan sebagian kartu debit bank lokal untuk transaksi online namun tetap lebih dianjurkan menggunakan kartu kredit jika anda sudah punya sebelumnya dikarenakan fitur perlindungan dari pihak bank untuk kartu kredit biasanya lebih baik daripada kartu debit/tabungan khususnya dispute terhadap resiko fraud/penipuan dsb terlebih transaksi online/tidak langsung akan tetap lebih beresiko daripada transaksi langsung seperti di Instore/POS/EDC. Juga kartu kredit biasanya lebih banyak menawarkan keuntungan promo, discount, cashback, point, fitur cicilan dsb daripada kartu debit. Gunakanlah keduanya secara cermat dan bijak. Periksalah juga setiap laporan transaksi secara berkala dan jika anda merasa ada masalah dsb segera laporkanlah kepihak bank.

Beberapa bank diatas seperti BNI dan CIMB Niaga juga menawarkan fitur kartu virtual prepaid debit dengan saldo terpisah dan umur terbatas untuk transaksi online yang juga dapat meminimalisir resiko khususnya di online merchant “high risk” i.e. belum punya nama ataupun memproses sendiri transaksi tanpa menggunakan jasa payment gateway eksternal/pihak ketiga seperti PayPal maupun fitur 3dsecure.

Jika ada kekurangan dan kesalahan dalam artikel ini maka penulis memohon maaf, semoga dapat membantu, salam 😀

 

Beberapa Link Referensi Lainnya:

Daftar Kartu Debit Indonesia Untuk PayPal dan Belanja Online (Update)
http://amirz123.blogspot.co.id/2016/12/daftar-kartu-debit-indonesia-untuk.html

Beberapa Bank Di Indonesia Yang Bisa Mengeluarkan Secure Credit Card (SCC) Atau Kartu Kredit Dengan Jaminan
https://amirz234.wordpress.com/2017/04/06/beberapa-bank-di-indonesia-yang-bisa-mengeluarkan-secure-credit-card-scc-atau-kartu-kredit-dengan-jaminan/

Cara Verifikasi PayPal dengan Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM/Debit Card Bank Lokal Indonesia
https://amirz123.wordpress.com/2017/02/02/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debitatmdebit-card-bank-lokal-indonesia/

Mengenal Nama-Nama Bagian Serta Perbedaan Tampilan Fisik/Visual Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM
http://amirz365.blogspot.co.id/2017/10/perbedaan-tampilan-fisikvisual-kartu.html

Beberapa Penyedia Layanan Untuk Membuat Kartu Pembayaran Virtual/VCC/VCN Sendiri Di Indonesia
https://amirz234.wordpress.com/2017/11/04/beberapa-penyedia-layanan-untuk-membuat-kartu-pembayaran-virtualvccvcn-sendiri-di-indonesia/

 

DISCLAIMER: Berhubung kebijakan masing-masing pihak institusi/bank penerbit kartu (issuer) yang dapat berbeda atau dapat berubah kapanpun juga maka mohon maklum jika mungkin tulisan diartikel ini tidak selalu akan berlaku, dan mungkin artikel ini juga Insyaallah akan selalu diupdate jika ada perubahan atau perkembangan kedepannya.

 

 

Iklan